| Hai semuaaa..!! |
Yang paling parah adalah, banyaknya para kritikus yang suka mencibir karya tanpa adanya solusi. Biasanya sih karya anak bangsa, baik film, penemuan, maupun karya lain. Tak jarang banyak orang indonesia hebat yang lebih memilih pasar luar negeri karena di dalam negeri tidak diterima. Namun, saat banyak orang Indo yang kerja dan berkarya di luar negeri, semuanya kalang kabut dan mengkritik kembali. Njuk mereka kudu gimana?? Hehe... Kok jadi susah gini ya :D .. Itu semua terjadi ya karena ulah mulut yang tak bisa menepis komando dari lubuk hati para haters.
Nah, sebagai pemuda yang cerdas, marilah kita bersikap yang kritis namun solutif. Jangan cuma mencibir dengan dorongan nafsu duniawi aja. Pikirkan juga hati orang lain yang berpotensi tersakiti gara-gara mulut. Dan kita harus mendewasakan diri dan pola pikir kita, okey?
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Hehe, sekian curhatan dari Mimin. Semoga hari-harimu dipenuhi dengan ucapan yang bermanfaat :D hehe... Salam PEMOODA!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar